Memilih Metode Koneksi Database di PHP: PDO vs MySQLi

Malam itu saya memperbaiki aplikasi absensi milik sebuah komunitas. Kode lamanya memakai ekstensi mysql yang sudah tidak didukung sejak PHP 7. Saya harus mengganti semua koneksi, dan tiba-tiba dihadapkan pada dua pilihan: PDO atau MySQLi. Keduanya tersedia dan bisa dipakai, tapi tidak selalu cocok untuk semua proyek. Tulisan ini membandingkan memilih metode koneksi database PHP antara PDO dan MySQLi, supaya kamu tidak menghabiskan waktu berjam-jam seperti saya malam itu.

Apa Itu PDO dan MySQLi?

PDO (PHP Data Objects) adalah lapisan abstraksi database. Ia bisa terhubung ke MySQL, PostgreSQL, SQLite, SQL Server, dan lain-lain dengan satu API yang seragam. MySQLi dirancang khusus untuk MySQL. Ia menawarkan gaya prosedural dan berorientasi objek, plus fitur-fitur yang hanya relevan untuk MySQL.

Perbedaan filosofi ini menentukan banyak hal: cara menulis query, penanganan error, dan portabilitas kode ketika database berganti.

Perbandingan Langsung: PDO vs MySQLi

Supaya lebih terasa, mari lihat perbandingan dari empat sisi yang paling sering muncul di forum.

1. Dukungan Database

PDO mendukung belasan driver database. MySQLi hanya MySQL. Kalau proyekmu mungkin berpindah ke PostgreSQL di masa depan, PDO menyelamatkanmu dari menulis ulang lapisan database. Tapi jika kamu yakin akan tetap di MySQL selamanya, MySQLi tidak kalah.

2. Gaya Penulisan Kode

PDO hanya menyediakan antarmuka berorientasi objek. MySQLi menyediakan dua gaya: prosedural dan objek. Bagi yang terbiasa dengan kode prosedural, MySQLi terasa lebih ramah. Contoh koneksi keduanya:

// Koneksi PDO
$dsn = 'mysql:host=localhost;dbname=absensi;charset=utf8mb4';
$pdo = new PDO($dsn, 'user', 'password');

// Koneksi MySQLi (gaya prosedural)
$mysqli = mysqli_connect('localhost', 'user', 'password', 'absensi');

Untuk query dengan prepared statement, PDO memakai named parameter atau tanda tanya, sedangkan MySQLi hanya memakai tanda tanya. Kode prepared statement di PDO terasa lebih rapi karena parameternya punya nama. Baca juga panduan Cara Mencegah SQL Injection di PHP dengan Prepared Statement untuk mendalami topik ini.

3. Penanganan Error

PDO default-nya diam saat query gagal, tapi bisa diatur agar melempar exception. MySQLi juga bisa melempar exception, namun pengaturannya berbeda. Di PDO, kamu cukup menulis:

$pdo->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);

Sejak itu, setiap error query akan menjadi PDOException yang bisa ditangkap dengan try...catch. Di MySQLi, kamu perlu memeriksa secara manual atau mengaktifkan mode exception lewat mysqli_report(MYSQLI_REPORT_ERROR | MYSQLI_REPORT_STRICT).

4. Fitur Khas MySQL

MySQLi menyediakan fungsi untuk mengambil detail kolom, multiple statement, dan informasi server yang tidak ada di PDO. Jika aplikasimu butuh mysqli_multi_query atau mysqli_get_server_info, MySQLi lebih praktis. PDO tetap bisa menjalankan multiple statement, tapi tidak sepraktis itu.

Kapan Sebaiknya Pakai PDO?

Pilih PDO jika kamu ingin kode yang portabel, menyukai named parameter, dan ingin penanganan error yang konsisten. Proyek yang memakai lebih dari satu jenis database, atau yang mungkin bermigrasi, akan lebih mudah dirawat dengan PDO. Framework modern seperti Laravel dan Symfony memakai PDO di lapisan bawahnya, jadi membiasakan diri dengan PDO membantu ketika kamu membaca kode framework.

PDO juga memudahkan ketika kamu menulis query dinamis untuk fitur seperti kolom pencarian. Di panduan Cara Membuat Kolom Pencarian PHP dan Filter Data, pendekatan PDO membuat penambahan parameter lebih terstruktur.

Kapan Sebaiknya Pakai MySQLi?

Gunakan MySQLi jika proyekmu sudah ada dan seluruhnya memakai MySQL, terutama jika kamu perlu fitur MySQL yang spesifik atau masih nyaman dengan gaya prosedural. MySQLi juga sering muncul di tutorial lama, jadi memahaminya membantumu membaca kode warisan. Untuk proyek kecil yang tidak akan berpindah database, MySQLi cukup dan tidak menambah lapisan abstraksi.

Contoh Query yang Sama di Kedua Metode

Anggap kita ingin mengambil data siswa berdasarkan kelas. Berikut perbandingan singkatnya.

Langkah PDO MySQLi
Persiapan $stmt = $pdo->prepare('SELECT * FROM siswa WHERE kelas = ?') $stmt = $mysqli->prepare('SELECT * FROM siswa WHERE kelas = ?')
Binding $stmt->execute(['XII']) $stmt->bind_param('s', $kelas); $stmt->execute();
Ambil hasil $data = $stmt->fetchAll(PDO::FETCH_ASSOC) $result = $stmt->get_result(); $data = $result->fetch_all(MYSQLI_ASSOC);

Keduanya aman dari SQL injection selama kamu memakai prepared statement dan tidak menyisipkan input langsung ke string query.

Yang Sering Terlewat Saat Pindah Metode

Mengganti dari MySQLi ke PDO atau sebaliknya bukan sekadar mengganti nama fungsi. Perhatikan hal-hal berikut:

  • Format tanggal dan angka: fungsi seperti date_format di MySQL bisa tetap sama, tapi pengambilan nilai di PHP berbeda.
  • Penanganan NULL: pastikan binding parameter tidak mengubah NULL menjadi string kosong.
  • Charset: set utf8mb4 di DSN PDO atau lewat mysqli_set_charset agar karakter emoji dan teks non-Latin tersimpan benar.
  • Error mode: jangan biarkan error tertelan; aktifkan exception di awal koneksi.

Kalau proyekmu sudah mulai besar dan kamu memutuskan untuk merapikan kode, simak juga Cara Menulis Kode PHP, JS, dan CSS Tetap Rapi Saat Proyek Bertambah supaya lapisan database tidak tercampur dengan logika tampilan.

Ringkasan

PDO unggul untuk portabilitas dan kode yang konsisten, sementara MySQLi cocok untuk proyek yang sudah terikat MySQL dan butuh fitur spesifiknya. Keduanya mendukung prepared statement, jadi keamanan bukan alasan utama untuk memilih salah satu. Pertimbangkan kebutuhan jangka panjang proyekmu, bukan sekadar kenyamanan sesaat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah PDO lebih lambat dari MySQLi?

Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaannya sangat kecil dan biasanya tidak terasa. Bottleneck lebih sering berasal dari query yang tidak efisien atau indeks yang hilang.

Bisakah saya memakai PDO dan MySQLi dalam satu proyek?

Bisa, tapi sebaiknya hindari. Mencampur dua API koneksi membuat kode sulit dirawat dan rawan inkonsistensi penanganan error.

Apakah ekstensi mysql masih bisa dipakai?

Ekstensi mysql sudah dihapus sejak PHP 7.0. Gunakan PDO atau MySQLi untuk proyek baru maupun lama yang masih berjalan di versi PHP modern.